Filosofi Staples

Apa jadinya dunia ini tanpa staples alias cekrekan. Hmmm *mikir. Ya gak papa juga kali ya… Gak mungkin juga terjadi perang gara-gara staples. Sungguh pertanyaan yang retoris, hehehh. Lagian kok iseng banget nanya ginian, huft. Namun, diakui atau tidak benda bernama staples ini sangat banyak faedahny bagi kehidupan manusia.

Staples yang dalam bahasa inggris disebut stapler ini, ditemukan oleh George McGill dari Amerika pada tahun 1866. *ciee tau banget | iya donk, habis browsing di wikipedia barusan | oh pantes 😂.

Secara fungsi, staples adalah alat untuk menyatukan sejumlah kertas agar tidak awut-awutan. (((Awut-awutan))). Bahasamu ini lho ria, hahahh. Ya maksudnya biar gak acak-acakan gitu. Biasa ditemukan di kantor-kantor, sekolah, tempat fotokopi, rumah tangga, kang nasi uduk, kang warteg, dan masih banyak kang-kang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Saya punya satu staples di kantor yang usianya mungkin sudah puluhan tahun. Heran juga kenapa gak rusak-rusak, hahahh. Mungkin karena gak pindah-pindah tangan kali ya, atau karena kualitasnya yang memang bagus. Jadi staples adalah benda yang sangat saya apresiasi keberadaanya di meja kerja saya. Doi gak pernah ngeluh ketika jadi sasaran kekesalan saya, hihiih. Tapi berabe juga sih kalau bisa ngomong. Pasti milih-milih siapa-siapa yang boleh pegang. Halah, dasar staples ganjen.

Pernah kepikiran gak kalau steples itu seperti mak comblang. *cieee gitu. Bayangkan, dia menyatukan satu kertas yang sendirian dengan kertas lain yang sendirian pula. Atau menyatukan satu keluarga kertas yang sudah berarakan. Juga membuat kertas yang bersatu menjadi sesuatu sehingga disebut buku. Keren banget kan. Jadi masihkah memandang staples dengan sebelah mata? *jailaah drama banget dah 😂.

Jadi wahai kalian kang potokopi, gara-gara staples usaha kalian makin berkembang. Tidak hanya sekedar jadi kang potokopi, tapi juga kang jilid. *krikkrikkrik semua juga tau keles 😂.

Lalu, dimana makna filosofi staplesnya? Hmmmm dimana ya?? Hehhee silahkan disimpulkan sendiri yaaa~

Namun satu yang pasti bahwa ‘Dunia Butuh Staples’

6 April 2016 ~> Ke 3

Salam

Tim Genep Kece :*

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s