Doraemon dan Alat Ajaibnya

Aku ingin begini aku ingin begitu
Ingin ini ingin itu banyak sekali
Semua semua semua dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib
*Dibaca sambil nyanyi

Udah pasti bisa ketebak donk itu lirik lagu apa? Iyapp Doraemon. Ada yang masa kecilnya suka nonton Doraemon? Banyak pasti, bahkan mungkin hingga sekarangpun masih suka.

Adalah sebuah keberuntungan bagi kita-kita yang masa kecilnya disuguhi film-film kartun seharian dihari minggu, betul?

Sampai saat ini masihkah ada yang bermimpi atau minimal terlintas ingin memiliki alat-alat ajaibnya Doraemon? Dari kantong ajaib, pintu kemana saja hingga baling-baling bambu. Seru kali yaa jika kita punya barang-barang seperti itu…
Eiit tapi tunggu dulu, apakah kita benar-benar membutuhkannya? Mari kita bahas satu-satu.

Kita bicara seandainya yaa…
Seandainya punya kantong ajaib Doraemon. Mau apa saja bisa. Lagi laper pengen makan enak tinggal ambil dikantong ajaib. Atau lagi ada benda yang disuka, bisa langsung ambil juga. Pokoknya bisa menuhin apa yang kamu mau.
Tapi tahukah dampak sebenarnya? Itu bikin kita malas, bikin kita gak mau kerja keras dan juga bikin kita gak menikmati proses. Akan berbeda rasanya jika apa yang kita miliki hasil dari kerja keras kita sendiri. Ada rasa bangga dan kepuasan tersendiri yang tidak bisa dirasakan ketika kita memperolehnya secara instan.

Lalu yang kedua. Pintu kemana saja Doraemon. Akan berguna sekali ketika telat ngantor atau mau kondangan ke beberapa tempat disatu waktu. Tinggal buka pintu, lalu seketika sampe.
Tapi horor gak sih kalau semua manusia di bumi punya pintu kemana saja. Iya, misal pas lagi di kamar sendirian, tiba-tiba ada stranger yang keluar dari pintu itu. Pas ditanya ternyata nyasar salah tempat. Mending kalau kece… *ehgimana?😀
Selain itu, pintu kemana saja juga bikin para maling bahagia. Ngerti kan maksudnya? Gak perlu lompat tembok atau lewatin pagar berduri lagi untuk melancarkan aksi mereka.
Lagi pula, pintu kemana saja juga bikin kita gak punya kenangan lucu. Misalnya, kenangan naik Vespa keujanan bareng si dia pas mau ngedate ke bioskop. Atau liburan rame-rame bareng temen naik kereta, keluar negri naik pesawat sama keluarga. Iya, kamu gak akan punya kenangan itu. Karena lewat pintu kemana saja kamu bisa cepat sampai ke tempat tujuan. Iya siih bisa hemat ongkos, tapi tetep aja gak seru.

Selanjutnya baling-baling bambu.
Seperti apa rasanya melayang di udara? Penasaran? Sama, aku juga. Perlu gak sih kita punya alat yang satu ini? Perlu banget, apalagi kalau lagi janjian sama doi trus kejebak macet. Bisa wuuss langsung terbang. Tapi pernah mikirin gak sih, apa semua baling-baling bambu bisa dipake siapa saja. Gimana kalau orang itu phobia sama ketinggian? *yagakusahmake *iyabenerjuga
Atau untuk mereka yang bodinya gak biasa. Pasti bikin pusing para ilmuwan perbaling-balingan untuk mencipatakan desain yang sesuai. Belum lagi dengan resiko kecelakaan. Iya, tabrakan sama burung misalnya. Terus ada yang patah satu baling-balingnya, apa gak gawat? Bisa nyemplung di kali atau nyungsep disawah. Hihiiii
Ples resiko nyangkut dikabel listrik atau nyangkut dipoon. Karena yang make lagi galau mikirin sang mantan *eh.
Semuanya masih butuh pertimbangan yang matang.

Jadi gimana, masih pengen punya alat-alat ajaibnya Doraemon? :p

#30HariMenulisSuratCinta
Day 14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s